Wayang Realitas Dulu Dan Sekarang

Testimonial « dr muki partono, sp.ot, Pelayanan maksimal. tahun 2006 (15th) saya mengalami kecelakaan yang menyebabkan mata kaki kanan saya berlubang, saya dibawa ke rs siaga dan yang menangani saya. Proton suprima - kereta proton terakhir?, Kepada admin berhati2 bila bercakap,buat research dulu.tahukah anda suprima s adalah kereta terbaik yang dibua oleh proton.dekat motoshown luar negara berapa banyak. I love indonesia | atas berkat rahmat alloh maha kuasa, Negara republik indonesia dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat dan bernegara selalu berlandaskan pada pancasila dan uud 1945. salah satu bentuk.

SEMBANG KENCANG : Korang rasa Neelofa jealous tak kita dah lebih ...
448 x 593 · 377 kB · png, SEMBANG KENCANG : Korang rasa Neelofa jealous tak kita dah lebih ...

Susuri Kemegahan Jalan Braga Tempo Dulu
540 x 380 · 61 kB · jpeg, Susuri Kemegahan Jalan Braga Tempo Dulu

Menteri Yuddy: Dulu PNS amburadul, malas dan datang terlambat ...
670 x 335 · 69 kB · jpeg, Menteri Yuddy: Dulu PNS amburadul, malas dan datang terlambat ...

wayang-dalang-gino-11.jpg
800 x 500 · 64 kB · jpeg, Wayang-dalang-gino-11.jpg

Scha, Linda dan Awal kini berkawan rapat. Foto-linda-onn.blogspot.com
350 x 320 · 38 kB · jpeg, Scha, Linda dan Awal kini berkawan rapat. Foto-linda-onn.blogspot.com

Lapak Jawa Tahun 1930-an
400 x 557 · 47 kB · jpeg, Lapak Jawa Tahun 1930-an

Menteri Yuddy: Dulu PNS amburadul, malas dan datang terlambat ...

Kumpulan game indoor - slideshare, Transcript. 1. 1. terlalu solusi? garis besar permainan mengamati manfaat brainstorming terhadap sekelompok peserta mengatasi masalah . http://www.slideshare.net/AlmiraDiAlsa/game-indoor Darul saka, Suatu waktu dulu zaman sebelum tercatat, den dikunjungi ayah kelihatan murung. apakah pula ceriteranya ? semuga budget panggung. http://darulsaka.blogspot.com/ Hotel obyek wisata indonesia | hotel, obyek wisata, Lembang daerah dataran tinggi, berada kaki gunung tangkuban perahu. hawanya sejuk, pemandangan alam indah, lembang bagus . http://hotel-di.com/

WAYANG REALITAS DULU DAN SEKARANG

Budaya menunjukkan bangsa, Disadari atau tidak ternyata budaya berkontribusi besar dalam membangun karakter sebuah bangsa.

Satu diantaranya adalah seni wayang yang diadaptasi oleh para pujangga dari habitat asliya dengan melekatkan kultur dan keberagamaan masyarakat kita, selanjutnya persenyawaan budaya melahirkan cabang – cabang budaya baru dalam bentuk wayang orang, wayang kulit, wayang golek dan ragam jenis wayang lain yang hingga kini berkembang secara dinamis di bumi nusantara.

 

Wali sembilan pada eranya telah mengkaji segala dimensi yang menyangkut masyarakat jawa sebagai obyek dakwahnya, tersimpulkan kemudian bahwa seni dan budaya ibarat dua mata rantai yang tidak terpisahkan dalam pembangunan jiwa sebuah masyarakat. Kenyataan ini mengilhami Para sunan untuk mengarang dan menggubah tembang dengan filosofi religi yang berusaha dibangunkan diatasnya, seperti halnya tembang ilir – ilir. Para sunan juga terampil memainkan perangkat gamelan bahkan sunan kalijaga sangat termasyhur sebagai salah satu dalang yang piawai.

Pesan – pesan religi yang diselipkan melalui dinamisasi tembang dan syair telah menambah nilai strategis budaya tidak sempit sebatas sebagai tontonan melainkan juga sebagai tuntunan tersirat yang bila dikaji secara mendalam akan membawa pada sebuah dimensi pencerahan spiritual.

 

Pagelaran wayang dilakukan sepanjang malam hingga dini hari, itupun memiliki kandungan filosofi yang sangat berarti, telaah religi pun menyatakan betapa malam hingga dini hari merupakan periodesasi waktu keemasan, saat ilmu dengan mudah terserapkan, saat bisikan nurani menguat, saat yang tepat untuk meniti jalan – jalan spiritual terutama di seperempat malam yang terakhir.

Saat hening malam bertemu dengan bening hati maka tak ada halangan lagi untuk mendaki tingginya tangga – tangga spiritual. Menikmati pagelaran wayang pun demikian, kita dituntun untuk mendaki tingginya nilai filosofi yang mengalir lewat untaian syair dan simbolisasi karakter, ini sebenarnya juga merupakan proses kontemplasi untuk menyerap nilai tontonan dalam wujud refleksi nyata kehidupan.

Realitasnya kini, bagi banyak orang wayang hanyalah sebatas hiburan ceremonial yang digelar demi untuk menjaganya dari kepunahan, essensi filosofisnya menguap manakala pergeseran paradigma mulai terasa, kini wayang telah mengalami metamorfosa yang demikian besar, tak lagi dalam telaah filosofi yang ada hanya hiburan yang sengaja dikemas demi membuat orang puas, jadilah dalam satu paket wayang kini kita bisa menonton dagelan, campursari dan sebagainya.

Jadilah kini wayang benar – benar tontonan sebagaimana yang ditafsirkan oleh orang kebanyakan. (Oleh : Badrut Tamam Gaffas)

News Maker From Jombang

JIKA diperhatikan dengan seksama, entah mengapa, dari Jombang Jawa Timur sering lahir sejumlah organisme yang masuk kategori news maker (pembuat berita). News maker from Jombang ini, uniknya, adalah sosok yang eksistensinya berada di dua titik ekstrem …

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

prosense agc agckucom