Budaya Sex Bebas Menjeraat Remaja

”Orang yang berakal itu adalah orang yang diikat oleh akalnya dari segala perbuatan tercela.” (Imam Syafi’i)

“Lebih dari 500 video porno udah dibuat dan diedarkan di Indonesia. Kebanyakan video amatir hasil rekaman kamera ponsel”. Demikian hasil penelitian seorang Sony Set. Praktisi pertelevisian sekaligus penulis buku bertajuk, “500 plus, Gelombang Video Porno Indonesia”. Parahnya, “Sebanyak 90 % pembuat video porno itu berasal dari kalangan anak muda, dari SMP sampai mahasiswa. Sisanya dari kalangan dewasa,” Lanjut Sony.

Gile bener. Serem juga ya ngeliat data di atas. Asli. Permasalahan dunia pendidikan ternyata nggak cuman mentok di biaya sekolah yang melangit atau nasib tenaga pengajar yang nggak wajar. Tapi merembet juga ke perilaku anak didik yang kian bebas tanpa batas. Kasus tawuran antar pelajar atau narkoba yang menjerat remaja aja masih belon beres bener. Lha kini, hadir budaya mesum yang banyak menggoda remaja untuk jadi pemuja syahwat. Pegimane urusannye ini?

Gaya Hidup Mesum Oriented

Awalnya, mungkin diajak temen untuk nonton film biru yang banyak dijual di lapak kaki lima. Setelah kenal internet, mulai berani mampir ke situs porno yang meraja lela di dunia maya. Dan ketika teknologi ponsel makin canggih, aktif tuker-tukeran ‘produk pembangkit syahwat’ via bluetooth atau infra red dengan teman. Saking seringnya dicekoki konten porno, otak remaja makin tumpul. Yang ada dipikirannya nggak jauh dari persoalan di bawah perut dan di atas lutut. Endingnya, banyak remaja yang terpancing untuk jadi aktifis seks bebas. Inilah cerminan gaya hidup berorientasi mesum yang mulai gencar ngecengin remaja.

Sebelum ponsel berkamera banyak dipake, perilaku seks remaja jarang bocor ke publik. Karena nggak ada bukti memadai, isu seputar gaya hidup seks bebas remaja sering dianggap terlalu dibesar-besarkan. Tapi kini, masyarakat bisa ngeliat dengan mata kepala sendiri. Betapa liarnya perilaku seks remaja. Dari hari ke hari, rekaman mesum remaja banyak diungkap oleh media.

Masyarakat pernah dihebohkan oleh rekaman video porno sepasang mahasiswa berjudul ‘Bandung Lautan Asmara’. Sejak saat itu, dalam setiap razia ponsel yang berfasilitas kamera dan pemutar video 3gp yang digelar sekolah, banyak pelajar yang menyimpan video porno dalam ponselnya. Dari pose bugil sampe adegan persetubuhan dua remaja berlainan jenis.

Ada rekaman adegan mesum seorang siswi berseragam SMP di Temanggung dengan seorang siswa SMU berdurasi 38 detik. Ada rekaman porno yang diduga dilakukan pelajar salah satu SMA negeri di Madiun berdurasi 50 detik. Di Banjarmasin, marak juga peredaran video porno made in pelajar yang diberi judul Asmara Banjarbaru. Begitu juga di kota-kota lain seperti Jakarta, Semarang, Kediri, Bandung, hingga Medan. Ini kaya laporan perkiraan cuaca aja.

Kasus yang paling bikin geger terjadi pada akhir 2005. Di “kota santri” Cianjur, Jawa Barat beredar rekaman porno sepasang pelajar, yang belakangan diketahui sebagai siswa-siswi SMAN 2 Cianjur. Gokilnya, adegan mesum itu diambil di dalam ruangan kelas ketika temen-temennya lagi beristirahat di luar ruangan. Dewan Guru SMAN 2 Cianjur pun langsung memecat sebelas siswa yang terbukti terlibat dalam pembuatan video porno itu.

Selain berperilaku seks bebas, budaya mesum juga menyeret remaja ke dalam gaya hidup narsis (cinta diri) dan ekshibisionis (pamer diri). Sehingga remaja putri sering kedapetan berani tampil seksi dan menggoda di depan kamera ponsel atau webcam saat chatting dengan lawan jenisnya.

Seperti kasus foto bugil “Yuk Kota Mojokerto”, di akhir tahun 2005 yang beredar luas di dunia maya. Sebuah website menyambut tamunya dengan tulisan “Hot News!, Finalis Yuk Kota Mojokerto 2005, She was study on SMA 1 Puri Mojokerto.” Di dalamnya terdapat lima buah foto seorang gadis yang diduga sebagai Endang Christy Handayani, di atas ranjang dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun. Meski Christy membantah, namun kasus itu telanjur membuat statusnya sebagai Puteri Mojokerto dicopot. (penapendidikan.com, 02/04/08)

Pren, kasus Cianjur atau Mojokerto, cuman sebagian kecil aja yang nongol ke permukaan media. Ibaratnya fenomena gunung es, dibawahnya masih banyak rekaman video porno atau pose bugil made in pelajar. Udah banyak yang dilakukan ortu atau pihak sekolah guna mengerem laju perilaku remaja yang makin liar ini. Namun hasilnya masih belum kelihatan. Makanya kita mesti tahu dulu apa penyebabnya, biar solusinya tepat bin jitu van tokcer. Betul?

Produk Permisifisme Barat

Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja dalam urusan seks. Seperti hasil survei Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15 – 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, September 2004. Hasilnya, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13-15 tahun. Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%). (penapendidikan.com, 02/04/08)

Penelitian mutakhir dilakukan oleh Dr Rita Damayanti saat meraih program doktoralnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Ia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA atau yang sederajat di Jakarta, tahun 2007 lalu. Hasilnya, sekitar 5% pelajar telah melakukan perilaku seks pranikah. (idem)

Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam perubahan perilaku remaja dalam urusan seks adalah masuknya budaya barat ke negara berkembang seperti Indonesia. Banyaknya media remaja yang getol menyajikan budaya Barat semakin mendekatkan remaja pada kehidupan serba boleh (permissif ) alias bebas berbuat selama nggak ganggu orang lain. Termasuk dalam urusan seks.

Karena di beberapa negara Barat, perilaku seks bebas remaja emang tinggi banget. Pitchkal (2002) melaporkan bahwa di AS, 25% anak perempuan berusia 15 tahun dan 30% anak laki-laki usia 15 tahun telah berhubungan intim. Di Inggris, lebih dari 20% anak perempuan berusia 14 tahun rata-rata telah berhubungan seks dengan tiga laki-laki. Di Spanyol, dalam survei yang dilakukan tahun 2003, 94,1% pria hilang keperjakaannya pada usia 18 tahun dan 93,4% wanita hilang keperawanannya pada usia 19 tahun. (Iwan Januar, ’Sex Before Married?’, 2007).

Sikap permissif remaja dalam urusan seks juga dikampanyekan oleh film-film remaja produksi luar negeri. Seperti film American Pie. Film ini dengan gamblang mengupas budaya mesum di kalangan remaja amerika. Mulai dari perilaku anak cewek yang doyan mengekspos daya tarik seksualnya, cara berpikir mayoritas remaja yang beorientasi seks, hingga ’perjuangan’ untuk melepaskan keperjakaan atau keperawanan saat prom night. Dan sialnya, kampanye budaya mesum secara terselubung juga sering kedapatan dalam tayangan sinetron remaja atau film layar lebar produksi lokal.

Otomatis dong, remaja pribumi yang imut-imut mulai berani bertingkah amit-amit. Dr Rita Damayanti bilang, perilaku permisif remaja dalam masalah seks berawal dari proses pacaran. Masuknya budaya luar lewat hiburan, bikin remaja kian bebas dalam berpacaran. Berdasarkan penelitiannya, perilaku remaja laki-laki menjadi jauh lebih agresif dibandingkan dengan remaja perempuan. Mereka tak hanya terbiasa dengan ciuman bibir, tapi sudah berani melakukan hal-hal yang lebih jauh, mulai dari meraba dada, hingga akhirnya melakukan seks pranikah.

Makanya, jauh-jauh hari Islam udah bilang supaya menjauhi aktivitas pacaran before married yang pastinya mendekati zina. Tapi kita sering ngotot kalo masih bisa jaga diri. Emang, diri kita jaga biar nggak ketahuan karena gerakan tangan grapa-grepe ke sana-sini. Padahal jelas-jelas Allah swt ngingetin kita dalam firman-Nya:

ŸDan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Isrâ (17): 32)

Selamatkan Remaja Dengan Islam

Biar budaya mesum nggak makin banyak makan korban, kudu ada penanganan serius dari semua pihak. Karena budaya mesum nggak cuman bikin moral dan masa depan remaja hancur berantakan. Tapi juga turut menyeret remaja dalam perilaku aborsi, penularan penyakit menular seksual, hingga prostitusi. Dan keliatannya, Islam sebagai landasan hukum yang pasti dan terperinci kudu dipake masyarakat dan negara untuk menahan laju serangan budaya mesum.

Dalam Islam, tentu saja negara kudu aktif menertibkan pornografi-pornoaksi dan pelaku seks bebas. Karena kalo dibiarkan apalagi dilokalisasi, sama aja melestarikan budaya mesum. Untuk itu Islam dengan tegas menghukum pelaku zina yang belum menikah (perjaka dan gadis) dengan sanksi jilid (dera) sebanyak 100 kali plus “bonus” pengasingan selama satu tahun. Sabda Nabi saw, “Perawan dan bujang (yang berzina) didera seratus kali dan dibuang selama setahun.” (HR. Muslim). Sementara kalo pelakunya udah merit, hukumannya lebih berat lagi. Dirajam hingga mati. Moga-moga pada nyadar ya…

Masyarakat juga mesti aktif mencegah penyemaian benih-benih budaya mesum. Kalo ada yang pacaran, terus mojok berdua di tempat sunyi, tegor aja. Jangan nunggu sampe bunting dulu. Kalo serius berhubungan, segera deh lanjut ke pelaminan. Kalo cuman maen-maen, mending nggak daripada manen dosa tiap hari. Bukannya kita mo ikut campur, cuman ngejaga lingkungan dari murka Allah swt. Rasul saw bersabda, “Jika zina dan riba telah merajalela pada suatu desa, maka Allah mengizinkan kehancurannya.” (HR. Abu Ya’la).

Terakhir, kedudukan kita sebagai manusia jauh lebih mulia dibanding cacing tanah, ulet keket, dan sejenisnya. So, jangan rendahkan diri kita dengan menganut gaya hidup permissif atau budaya mesum yang menuhankan hawa nafsu. Allah swt berfirman:

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). (QS. Al-Furqân [25]: 43-44)

Makanya, selain penerapan hukum Islam oleh negara dan kepedulian masyarakat, pembinaan mental dan keimanan remaja juga kudu dilakukan guna membentengi remaja dari budaya mesum dan sikap permissif. Sehingga lahir rasa malu bermaksiat dan takut kepada azab Allah swt yang akan menjaga martabat remaja meski jauh dari pengawasan ortu atau guru. Jadi, ayo kita selamatkan remaja dari jeratan budaya kapitalis sekuler dengan Islam. Ikut ngaji, siapa takut! [hafidz/bukamata/syabab.com]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...keyword: indo sek, vidio sek, video mesum remaja indonesia, pergaulan bebas, yhs-visicom_default, vidio sek barat, ceramah islam tentang pergaulan bebas, sek bebas, dunia mesum, pengaruh pergaulan bebas dalam hidup orang muda, purno sek remaja, adegan sek bebas, ZEK BEBAS, anak mesum remaja sekarang ini, vidio Sek bebas, contoh kasus pergaulan bebas, video sek barat, Cerminan budaya barat pada perilaku remaja, mudapurno, video sek bebas, vidio sek remaja, budaya pergaulan bebas, SEK BARAT, sek remaja, vidieo purnosek sma, ediri jina omoko
No Searches

31 Responses to “Budaya Sex Bebas Menjeraat Remaja”

  1. Nahh kalo kaya gini terus generasi muda kita kedepan akan jadi apa nih…makanya org tua bener2 harus memperhatikan anak2 mereka…untuk itu buat teman2 PII yang lagi ber Muktamar ddi Pontianak Mudah2an denagn mengikuti Seminar Pendidikan kesahatan dan reproduksi remaja…mampu mengendalikan diri dan menjadi tahu dan tidak lagi dijadiakn Sex Education itu sebg hal yang Tbu (tdak layak untuk diperbincangkan)…

  2. warning! dunia berputar sesuai dengan prediksi rosululloh jdi semakin mendekati hari akhir akan semakin meraja lela bahkan akan semakin gila lagi yaiut sexbebas semakin terbuka dan tidak malu2 lagi di depam umum … waspada! waspadalah! bahkan seorang akhwat pun bisa terjerumus ke free sexxx

  3. iiiiih ngerri. Au’ah pokoknye yah bsk bwt ank cu2 kita harus dijga baek2 biar kgak kena pergaulan bebas kyak jaman skrg nie.

  4. apa kita gak ngerti juga? bukan anak – anak remaja aja yg jauh dari agama, artinya kalau udah begini sih, elo yg baca berita, gue juga, yg buat ne berita, ayah ma mami, nenek ma kakek, President ma menteri – menterinya, hewan – hewan, truz buat yg laen yg nggak di sebutin, semuanya tuh gak jauh dari Agama coz masjid masih dket, tapi semuanya udah jauh dari Allah, kalau semuanya udah pada jauh dari Allah, sekarang kita bisa buka al-Qur’an lagi, dan kita bisa tahu kalau negeri kita udah kyak gene itu tandanya, Rahmat buat kita udah di cabut dan kita juga tahu kalau – kalau rahmat di suatu negeri udah di cabut liat aja kyak cerita – cerita di al qur’an betapa binasanya orang yg terdahulu coz negerinya diratakan, gak usah balik jauh ke masa lalu yg jauh deh, Aceh aja udah cukup buat kita bisa ngerti kalau rahmat di daerah di kota itu udah gak ada, apa kita nggak sadar kita cuman tinggal nunggu waktu kyak gto?????????????

  5. Bagi orangtua yg punya anak remaja, butuh pengawasan & komunikasi yang baik antara ortu&remaja, sampaikan informasi mengenai pendidikan seksual dengan baik dan benar serta transparan biar anak tsb tidak mencari info yg salah yg bisa menyesatkan. Bagi remaja (bakal calon orrtu) berpikirlah sebelum bertindak, jgn hy memikirkan kesenangan sesaat. Peduli dg nasib anak-anak kita kelak.

  6. wah kalau dunia sexs remaja indonesia seperti ini
    apa kata dunia….?????
    sedangkan 90% masyarakat indonesia mayoritas agama islam dan itu diharamkan…
    dan kalau kaya gini entar banyak para remaja yang keilanagan perawanya sebelum waktu nya…
    rugi donk…

  7. Dhody Sutrisna on August 19th, 2008 at 11:21

    Waduh… dah semakin deket nih ma “kiamat”. kalo dah kaya gini trus siapa yg msti di salahin,ortu,dianya,pendidikan,masyarakat,tau siapa?pesen saya yuh mari kita benahi

  8. sex di kalangan remaja,,, bahaya juga . coznya yang terjangkit bahkan anak belasan tahun. padahal mayoritas orang indonesia itu memeluk agama islam.

  9. gak anak muda aja, banyak juga orang tua yang jadi panutan anaknya melakukan hubungan seks bukan dengan muhrimnya and peran orang tua disini sangatlah penting, aparat juga harus bertindak tegas dengan peredaran segala hal yang berbau porno, baik film porno,majalah porno,tempat lokalisasi, and lain sebagainya yang berbau porno,dan itu membutuhkan bantuan dari semua pihak, karena remaja sekarang selalu ingin tau, dan ingin mencoba segala sesuatu yang belum pernah diakukannya, and yang lebih mengkhawatirkan remaja sekarang cenderung memilih melakukan hal2 yang berbau seks daripada beribadah, hal ini terjadi karena banyaknya informasi – informasi seksual yang mereka dapatkan atau mereka terima belum saatnya dan informasi tersebut salah penyampaiaanya, and informasi2 seperti itu dapat merusak akhlak dan moral karena yang dipikirkan hanyalah bagaimana memperoleh kepuasan seks, banyak hal yang dibutuhkan untuk menjaga agar para remaja tidak terjerumus ke dalam seks bebas antara lain, orang tua harus memberi contoh yang baik kepada anaknya, lebih meningkatkan pengetahuan agama dan lebih rajin beribadah, sebisa mungkin menghndari hal2 yang berbau porno, mempunyai rasa atau tekad kuat untuk menjaga harga diri, mempunyai rasa takut dosa,menghindari lingkungan yang kurang baik dan apabila kita bertempat tinggal di lingkungan itu sebisa mungkin kita tidak terpengaruh dengan hal2 yang buruk dan memperkuat iman kita agar tidak terjerumus,and semua itu harus kita lakukan dengan tekad yang kuat untuk menjalani hidup yang lebih baik, agar tidak terjerumus ke dalam hal2 yang tidak baik, and khususnya seks bebas, karena itu akan sangat merugikan diri kita sendiri,orang tua, orang lain, masa depan kita, and masa depan kita juga di akhirat. semoga sukses masukan dari saya

  10. DEDI ENRI SARAGIH on October 11th, 2008 at 00:21

    Sex di kalangan remaja di negeri memang sudah sangat meprihatinkan, sudah saatnya kita kaum remaja untuk menyadarinya, dan kepada orang tua hendaknya harus lebih proactive untuk mengawasi anak2nya jika keluar rumah, serta ikut serta memberikan pendidikan sex yang dibarengi dengan ilmu agama.sekian dan terima kasih

  11. good

  12. iNI SEMUA BENAR SEKALI. SELAIN SEX ITU MERUSAK MASA DEPAN REMAJA, SEX BEBAS JUGA DAPAT MERUSAK ORGAN KESEHATAN BAGI REMAJA ITU SENDIRI. DARI SEGI SOSIALPUN DAPAT KITA LIHAT. BAGAIMANA RENDANYA HARGA DIRI BANGSA KITA, MEREKA TAKHLUK HANYA DENGAN SEX. TERUTAMA REMAJA YANG KONDISI EMOSINYA MASIH LABIL. SAYA SENDIRI SEBAGI REMAJA MERASA PRIHATIN DAN MALU DENGAN KEADAAN REMAJA INDONESIA YANG TIDAK PATUT LAGI DI BANGGAKAN SEPERTI SEKARANG INI. SAYA TIDAK BISA MEMBAYANGKAN BAGAIMANA KEADAAN BANGSA INDONESIA 1 TAHUN MENDATANG, APABILA GENERASI MUDANYA MASIH TIDAK DAPT MERUBAH HAL YANG 1 INI. SO, BUAD GENERASI MUDA TLG DONG JAGA NAMA BAIK BANGSA KITA, JANGAN JAUH2 JAGA NAMA BAIK KITA DSENDIRI2 JUGA AWAL YANG BAIK. TQ

  13. sex sepertinya perlu deh… hidup didunia tanpa sex itu tiada artinya, cuma orang munafik yang g mau nge sex! yahhhh..kalo bwat remaja sperti saya, gmn cranya sex bebas tanpa resiko hamil! sebisa2nya kalian bersetubuh dgn lawan main kalian!! LIFE SEX BRO…

  14. Sex itu sanga perlu..!
    Bener apa yan dikatakan bang Eko..!
    Hidup di dunia tiada artinya tanpa sex..!
    Setiap orang ( Manusia )pasti suka sex…!
    Cuma orang munafik yang bilang gak suka sex…!
    Dulu Indonesia jg banyak filem sex diputar di bioskop..!
    Kenapa baru sekarang2 ini dilarang..??
    Sex itu gak akan bisa dilarang..!
    Mendingan kayak negara lain, Mereka gak munafik..
    Kalau suka bilang aja suka..!
    Malahan negara yang hidupnya free sex, malah negaranya lebih maju dari Indonesia..!

    Kalau suka, bilang aja suka..!

  15. tapi klo free sex cuma merusak moral dan pikiran kita??

    apa gunanya..

    tunggulah mpe nikah,ms nunggu aja g bs..

  16. dari jamn batu ampe jaman sekarang bukannya udah ada sex.
    terus gimana dong nasip orang jaman dulu..?
    apa mereka juga gak masuk surga gara2 gak kenal agama.

    kalo buat gue sih terserah aja..
    asal gak merugikan orang laen dan itu jadi tanggung jawab sendiri, gak masalah kan..

    yang jelas, orang kalo baek sama orang laen, pasti bakal di baekin sama orang laen.
    entah dia pecandu sex, pecandu narkoba, atau apa lah, selama dia gak ganggu orang lain, alam bakal nolong dia kok.
    walaupun orang yang gak beribadah sekalipun…

  17. buat aziz….

    gue juga remaja..
    tugas kita belajar kan.

    belajar tu gak selalu harus ngitung.

    sekali_kali belajar lah gimana cara ngrayu cewek..
    namanya ilmu itu kan dari berbagai cabang..
    dan gak semua ilmu itu gampang di pelajari.

    makanya, belajarlah mengetahui apa itu sek, apa itu cinta, apa itu yang bobrok dan yang bener.

    kalo seumpama loe gila sex terus loe bisa ngangkat derajat bangsa gimana…?

  18. manusia kuno umur 9+++ udah pada dikawinin, so mereka bisa mengekpresikan cinta mereka tanpa halangan dari ortu mereka,tidak akan mencemarkan nama baik lingkungan budaya dll…iya kan?

    manusia modern (limited) umur 9++(limited) belum boleh pada dikawinin, so mereka bisa mengekpresikan cinta mereka lewat free sex, dan ujungnya bisa kita lihat fenomena yang terjadi di masyrakat saat ini…

    ….
    apa keterkaitan dari kedua tipe manusia tersebut?
    memang ada benarnya klo dunia ini akan terus berputar, dan bukan berarti kehidupan akan mengikuti layaknya perputaran tersebut.

    dan intinya apakah masih mau dibilang manusia modern tapi memiliki kelakuan kuno?

  19. so pasti, yang pada doyan dengan free sex adalah tipe2 manusia kuno yang tidak memiliki pemikiran & kepribadian yang maju…ya seperti manusia kuno abizzz..
    …,

  20. buat dyera_19,
    …,
    salah klo belajar itu nggak harus ngitung…
    …,
    Saat kita lahir dan hidup, berarti kita harus siap untuk menajamkan pemikiran kita mengenai hitungan2 yang terdiri dari angka2 bahkan dengan huruf2 ..,
    …,
    kenapa harus berhitung?
    iya tau kenapa?, secara alamiah sebuah perkiraan akan menghasilkan hitungan2, hitungan2 akan menghasilkan rincian2, dan hasil dari rincian2 itu nantinnya akan menjadikan sebuah motivasi untuk melakukan tindakan2…
    dan perlu diketahui hitungan itu tidak harus berupa angka , namun semuanya harus tetap sitematis dan matematis.

  21. buat yang ngerasa FREE SEXX itu MENYENANGKAN..
    pasti g tau ‘hadiah’ yang didapat dari partner qta yang g jelas status kesehatannya, masak mau make love kudu periksa darah dia kena hepatitis, AIDS, GO, SIPILIS, HERPES, MOLUSCUM, kanker penis/mulut rahim..iihh amit2 dah dpt bonus gituan dari partner sex qta…

  22. Aku gak tau gimana harus bersikap, teman2 ku udah pernah melakukan hubungan sex, bahkan ada satu teman kost ku hampir tiap malam begituan. Aku cuma berharap….bisa melihat mereka menderita akibat perilaku mereka tsb.

  23. sex memang di butuhkan

    tapi bagaimana cara dalam melakukan sex

    harusnya mematuhi pernikshsn, kemudian melakukannya dengan hal2 yang baik

  24. iye bener ntu sih Shu_Gs, dyeera_19 kayaknya leo mesti gabung ntu sana ama kelompuk JIL cocok ma pikiran loe yang hedonis dan ngak mau mengakui bahwa agama islam untuk kehidupan dunia akhirat, buat dyeera_19 pasti orangnya “enjoy aja”, ntar klu malaikat nyuruh keneraka pasti jawabannya “tenang aja malaikat jabania, enjoy aja lagi”

  25. piss
    buat direnungin aja dyeera_19 loe idup cuman 1x ngak lebih dan ngak bisa ngulang apa bila ada kekurangan nilai kayak ujian UTS atau UAS gitu… let’s do the best for this short live

  26. ilove sex………
    siapa sie loe yg gak doyan ngesex…
    cuma 3 kata buat loe…
    muna,muna,muna….
    kalo buat gw sie,sex itu hebat !!!
    menyenangkan menggembirakan!!!
    merdeka sex…
    hayo bagi cewek2 yg suka ngesex hub gw yaw…
    hihihihihihihihihihihi…….

  27. cm skdr ngasih pendapat
    menurut gw cara menanggulangi sex bebas ga bs cuma dgn agama, misalnya dosalah msuk neraka lah, atw apalah. tapi juga dengan cara kasih pengetahuan tentang sex, terutama orang tua sama anaknya.emang sich, buat para orang tua agak susah buat mengutarakannya. tapi inget lagi klu sekarang teknologi makin maju, ortu bisa mengontrol anaknya di rumah untuk tidak dapat menonton atw memngakses di internet di rumah, tapi diluar?? who knows????. dari pada mereka dapet info yang setengah2 atw ga bener, lebih baik dari orang tua sendiri kan?.
    dan menurut saya klau cuma di tanggulangi dengan mendekatkan diri pada yang diatas belum tentu bisa. cos liat aja dech sndri, tetangga, tmen atw kerabat deket kalian, ga cuma orang yang ga beribadah duank khan yang melakukan free sex. yang kelihatan beriman dan rajin beribadah ternyata ad juga yang melakukan free sex.
    klu budaya barat yang masuk ke indo lewat internet or tv?, hai men… kemana posisi orang tua??? harusnya orang tua juga menjaga anaknya agar tidak menyerap mentah2 budaya barat, kasih tw postf n negatifnya ap.klu dapet info dari luar, di warnet, or dr temen…
    trus ternyata nyantol di otak anak2, men,,, ajaran agama yang diajarin dari kecil ga guna dunk,,, sekali lagi, ortunya mana???
    coba dech ortu ngomong dari hati ke hati, terbuka, apapun itu.. kasih pengertian n kasih tau plus n minusnya

  28. bagi pemuda n pemudi yang berakal sehat
    dan yang mempunyai naluri ke manusia’an yang menumbuhkan rasa maluuu terhadap ALLAH jauhilah jina terutama SEX di luar nikah yang hangat tubuhnya hanya bersifaaaaaaaaaat sementara

  29. sekolah bukan jaminan tempat belajar jadi manusia, bangsa ini perlu rumah untuk belaajar menjadi manusia…1

  30. oke

  31. bagi yabg suka sek bisa hubungi aku ajach, aku cowok umur 19th, aku suka banget ma sek, aku pernah kenal sek sejak aku masih sekolah dasar (sd) aku pernah melakukan hubungan badab satu kali saat aku baru lulus dari sltp, aku melakukan ML dengan adik kelas aku yyang masih duduk dikelas VIII, MULAI SEKARANG AKU INGIN MENJADI pemuas nafsu dan kalau kalian semua ingin main sek hubungi aku aja, bisa cewek atau cowok aku siap melayani, masalah bayarab bisa nego, bahkan gratis, hubugi aku di no.081915369360, atau 085728386010, atau (0271) 9157521

Leave a Reply


prosense agc agckucom